Lifestyle

PERNIKAHAN MINANG YANG ELEGAN DAN MODERN

Senin, 29 Maret 2021   10:50


...


Pernikahan Minang modern barangkali adalah satu dari beberapa hal yang dipikir tidak mungkin bisa terjadi. Kentalnya adat dan budaya Minangkabau membuat beberapa orang skeptis kalau acara pernikahan yang mengusung tema ini bisa dibuat menjadi lebih kekinian. Mulai dari proses penjajakan yang disebut maresek, tahap pinangan yang dikenal dengan maminang, lalu batimbang tando, mamanta siri, babako-babaki, malam nainai dan lain sebagainya. Namun, tenang saja, kamu tidak perlu khawatir soal ini. Terbukti sudah ada beberapa pasangan yang berhasil membuat pernikahan mereka menjadi pernikahan Minang modern yang tidak meninggalkan konsep adat, tapi juga dengan sentuhan-sentuhan zaman sekarang.

Suntiang gadang adalah perhiasan kepala bertingkat berwarna keemasan yang dipakai oleh para perempuan Minangkabau. Hiasan yang sebelas dua belas dengan mahkota ini berbentuk setengah lingkarang yang biasanya diisi dengan ornamen bentuk flora dan fauna. Ada bentuk bunga mawar, piasng, kupu-kupu, burung merak, bahkan ikan juga, lho! Bervariasi sekali sampai tidak kelihatan jelas detailnya jika kamu tidak meneliti dengan seksama.

Ukuran suntiang gadang sendiri sanatlah beragam, berkisar antara 3,5 sampai 5 kilogram. Sepertinya para pengantin perempuan perlu latian untuk menahan beban sebesar itu di kepalanya. Namun, jika tidak menggunakan juga tidak apa-apa karena di zaman sekarang ini mau tampil anggung dengan suntiang gadang juga sudah mudah. Ada beberapa suntiang gadang yang dibuat dengan bahan yang lebih ringan, tetapi tetap indah dilihat. Selain itu, jika kamu ingin melakukan pernikahan Minang modern, segalamya memang lebih enak jika dibuat praktis. Jika kamu berhijab pun, kamu tetap bisa mengenakan menjadi ratu semalam seperti gambar dibawah ini. Suntiang gadang tersebut bisa dikaitkan pada hijabmu alih-alih rambut seperti biasanya.

Seperti yang sudah ditekankan di atas tadi, pilihan warna punya pengaruh cukup besar dalam tema pernikahanmu. Walau memilih konsep adat, tapi pasangan di atas tetap terlihat modern dengan warna silver dan pink yang mereka pilih. Ini bukan Cuma bicara soal pakaiannya saja, tetapi juga dekorasi secara keseluruhan.

Judulnya tetap pernikahan adat, dekorasi pelaminannya juga tetap pakai rumah gadang, tapi kelihatanya tidak tradisional-tradisional amat. 

Bukan Cuma saat hari H, tapi kesan pernikahan Minang modern juga bisa mulai diciptakan sejak proses pemotretan foto prewedding dilakukan. Itulah yang dilakoni oleh Tasya Kamila dan pasangannya, Randi Bachtiar. Pelantung lagu anak-anak Libur Telah Tiba ini memilih adat Minang sebagai pengaurh utama foto prewedding-nya.

Bisa dilihat ada modifikasi dalam suntiang gadang yang Tasya kenakan. Ukuran pada foto pertama tidaklah sebesar suntiang pada umunya, begitu pula dengan foto kedua yang justru mengubah keseluruhan bahan dan bentuknya, tapi hanya mengambil ide mahkota besar tersebut. Tak lupa, untuk menyelaraskan proporsi foto, pengantin pria juga bisa mengenakan aksesori-aksesoris khas Minang seperti kalung alpaka Minang atau hiasan kepalanya supaya siapa pun yang melihatnya tetap bisa melihat sisi adat dan budaya Minang walau sudah banyak pengaruh modern pada kostum yang dikenakan kedua mempelai.



Artikel lainnya