Pernikahan Impian

TESS

Senin, 11 Januari 2021   19:26


...


Pernikahan adalah sesuatu yang sakral, bermakna, mengesankan, dan pasti selalu identik dengan biaya yang mahal, bahkan bisa menelan biaya ratusan juta hingga milyaran rupiah. Terkadang beberapa sepasang pengantin memilih untuk menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) saja, karena disana mereka tidak akan dipungut biaya. Namun jika diadakan di luar jam kerja, maka akan dikenakan tarif sebesar Rp. 600 ribu.

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak dari pasangan memutuskan untuk menikah di KUA lantaran adanya larangan untuk berkumpul demi mencegah penyebaran virus. Namun untuk sebagian besar orang, merayakan pernikahan dengan pesta di tengah pandemi juga masih mejadi pilihan. Di satu sisi, masa pandemi ini menimbulkan ketidakpastian ekonomi yang akhirnya membuat seseorang harus memprioritaskan pengeluaran yang bersifat kebutuhan ketimbang keinginan. Namun disisi lain, risiko akan bengkaknya pengeluaran karena pesta pernikahan pasti ada, mengingat jasa vendor pernikahan tidaklah murah. Berikut ini tips – tips hemat menyelenggarakan pernikahan di masa pandemi.(kompas.com)

1.      Tentukan Waktu dan Estimasi Biaya Pernikahan di Awal

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menentukan waktu dan estimasi tota; biaya pernikahan. Dengan menentukan dua hal ini diawal, maka anda bisa mengumpulkan dana dengan mudah lewat instrumen investasi yang ada. Selain itu juga untuk mewaspadai bengkaknya pengeluaran yang muncul tiba – tiba di kemudian hari.

Pastikan bahwa biaya pernikahan tidak menguras tabungan anda, yang artinya anda masih mempunyai aset lancar seperti tabungan, kas, dan setara dengan kas sebesar minimal 15% dari kekayaan bersih saat ini. Dari total biaya yang anda persiapkan, jangan habisnykan semuanya untuk memilih vendor – vendor penunjang pernikahan. Alokasikan 10 – 15% dari total biaya untuk membeli sebuah seserahan, dan sisakan sekitar 10-15% lainnya untuk berjaga-jaga ketika ada kebutuhan administratif yang harus dibayar.

2.      Jangan Menggunakan Dana Darurat untuk Gelar Pesta

Ketika dana darurat anda sudah terkumpul dalam jumlah ideal, hindarilah penggunaan dana tersebut untuk biaya pernikahan. Fungsi utama dana darurat adalah untuk memitigasi risiko hilangnya pendapatan karena pemutusan hubungan kerja, atau menalangi biaya-biaya operalsional sehari-hari yang bersifat darurat. Oleh karena itu, junlahnya emang harus terjaga sesuai dengan kebutuhan kita.

3.      Jangan Berutang demi Pesta Pernikahan

Pesta Pernikahan adalah suatu acara syukuran yang dilakukan dalam beberapa jam saja di satu hari. Berutang dengan mengajukan kredit tanpa agunan (KTA) untuk membayar vendor-vendor mahal bukanlah pilihan yang tepat. Hutang untuk keperluan pernikahan hanya akan menambah liabilitas dan menggerus kekayaan bersih anda. Patut diketahui, bahwa , mengajukan hutang ke bank atau lembaga pemberi pinjaman ada bunganya. Selenggarakanlah suatu pesta pernikahan anda dengan kondisi keuangan anda.

 

 

 
 


pestapernikahan.com

 

4.      Tentukan Tarif Wedding Organizer Maksimal 10% dari Total Biaya Pernikahan

Menyelenggarakan pesta pernikahan di masa pandemi adalah hal yag sulit, tanpa bantuan dari pihak profesional. Siapa lagi kalau bukan weddin organizer (WO). WO pun kerap menjadi “nyawa” dari suatu pesta pernikahan. Namun di masa pandemi ini bisnis WO merupakan bisnis yang terkena dampak karena adanya pengetatan dalam regulasi penyelenggaraan pesta pernikahan akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Minimnya permintaan akan jasa WO akan memunculkan potensi diskon jasa layanan yang diberikan.

 
 


Carilah WO yang ramah, kooperatif, dan sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan pesta pernikahan di masa pandemi ini. Pilih paket jasa yang ditawarkan WO sesuai dengan kebutuhan, dan jangan lupa untuk meminta referensi WO ke kerabat, saudara, atau rekan anda.

 

www.bestremeguru.com

5.      Bagi Wanita, Manfaat Tes MakeUp untuk Kebutuhan Pre-Wedding

Kebutuhan jasa makeup artist tentu menjadi hal yang sangat vital bagi setiap pengantin wanita. Karena tidak semua orang cocok dengan gaya atau suatu produk yang ditawarkan oleh satu makeup artist, oleh karena itu meraka kerap menawarkan tes makeup atau makeup trial ke calon pengantin wanita. Agar tidak mubadzir dengan penggunaan makeup mahal di wajah anda saat masa trial, maka jadwalkan saja pemotretan prewedding setelah sesi makeup trial. Anda pun tidak perlu keluar biaya tambahan ketika prewedding berlangsung.

 

 
 


www.hipwee.com

 

6.      Hati-Hati dengan Upacara Adat

 
 


Dorongan untuk menggunakan upacara adat di pesta pernikahan umumnya muncul dari keluarga, dan demi menghormati keluarga serta adat istiadat tanah kelahiran kita, maka kita memilih untuk menyelenggarakan upacara ini setelah akad. Namun perlu diketahui, semakin banyak upacara adat yang diselenggarakan makin besar juga biaya yang dikeluarkan. Mungkin besaran biaya upacara adat hampir atau sama dengan biaya catering yang anda pilih. Maka dari itu diskusikanlah hal ini dengan baik-baik ke pasangan dan keluarga pasangan.

 

www.sekarkencana.com

7.      Ingat, Anda Bisa Menghemat Catering di Masa Pandemi

Bukan rahasia lagi, catering bisa menjadi porsi pengeluaran terbesar dalam pesta pernikahan. Guna menghemat pengeluaran ini, anda bisa mengalokasikan budget catering maksimal 25% dari total anggaran biaya pernikahan. Raiso umu dalam pemesanan catering adalah 60% untuk buffet dan 40% untuk stall. Dimasa pandemi, jumlah tamu dalam pesta pernikahan umunya hanya diperbolehkan sekitar 25% dari kapasitas gedung atau venue. Oleh karena itu, menghemat catering tentu bisa dilakukan dengan baik.

 

 

 
 


www.weddingmarket.com

 

8.      Jangan Lupa Untuk Meminta “Bonus” ke Setiap Vendor

Jangan hanya meminta diskon ke vendor-vendor terkait, minta juga bonus ke vendor pernikahan yang anda tuju sebelum menyepakati kerja sama. Seperti contohnya, bila venue pernikahan anda adalah hotel, maka mintalah compliment berupa kamar hotel untuk staycation bersama keluarga atau paket bulan madu. Untuk dekorasi, mintalah bonus berupa beberapa pernak-pernik untuk mempercantik pelaminan atau venue. Untuk dokumentasi, mintalah bonus cetak foto. Dan untuk catering, mintalah extra makanan untuk beberapa tamu.

 
 


Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan saat akan menggelar pesta pernikahaan di masa pandemi. Pada intinya, tidak ada batasan yang ideal mengenai berapa besaran budget pesta pernikahan, karena semua tergantung dari kemampuan finansial masing-masing.

 

Alienco.net

 

Sumber : Kompas, 9 Desember 2020 | 23.37 WIB



Artikel lainnya